Rumus Dasar Trigonometri Matematika

April 1, 2018 | Author: | Posted in K-12 Education

Ketika membahas salah satu rumus matematika ini, trigonometri pasti terdiri dari susunan sinus (sin), cosinus (cos), tangens ( tan), cotangens (cot), secan (sec) dan cosecan (cosec). Trigonometri sendiri adalah nilai perbandingan yang mempunyai definisi terhadap kordinat kartesius ataupun disebut dengan segitiga siku siku.

Trigonometri sendiri berasal dari bahasa Yunani, yakni Trigonon, yang berarti tiga sudut, dan metro, yang berarti mengukur. Trigonometri sendiri punya hubungan erat dengan geometri, meski pada umumnya ada ketidaksetujuan dengan hubungan inim beberapa orang percaya bahwa trigonometri dan geometri amat erat kaitannya.

Sejarah Awal Rumus Trigonometri

Awalnya, trigonometri ditemui pada jaman Mesir Kuno dan Babilonia pada peradaban Lembah Indus, kurang lebih 3000 tahun yang lalu. Matematikawan asal India adalah penemunya, sampai sekarang geometri dan trigonometri ada dalam buku yang berjudul Vedangan, Jyothisa, yang sayangnya sudah dihancurkan oleh penjajah India. Matematikawan India ini bernama Lagadha.

Matematikawan Yunani Hipparchus sekitar 150 SM menyusun tabel trigonometri untuk menyelesaikan segitiga.

Matematikawan Yunani lainnya, Ptolemy sekitar tahun 100 mengembangkan penghitungan trigonometri lebih lanjut.

Matematikawan Silesia Bartholemaeus Pitiskus menerbitkan sebuah karya yang berpengaruh tentang trigonometri pada 1595 dan memperkenalkan kata ini ke dalam bahasa Inggris dan Perancis.

Konsep Rumus Trigonometri

Yang mendasari hitungan dasar dari trigonometri ialah konsep dari segitiga siku siku. Sisi ini sesuai dengan bangunan datar yang sebangun dengan perbandingan sama persis. Lalu, hal tersebut dikembangan sampai tercipta perbandingan trigonometri sudut ancip. Lalu, konsep ini dikembangkan pula terhadap sudut non lancip.

Guna Rumus Trigonometri H2

Banyak sekali manfaat dan guna rumus trigonometri. Pun, pengaplikasiannya juga sangat banyak. Yang paling utama dan sering ditemui adalah teknik triangulasi dalam astronomi yang gunanya untuk menghitung jarak bintang paling dekat dari bumi. Di dalam geografi sendiri, ilmu trigonometri bisa digunakan untuk menghitung antara titik titik tertentu dan sistem navigasi satelit.

Yap, itulah sekilas panda rumus trigonometri dari segi sejarah hingga fungsinya hingga kini. Menarik, bukan?

demikianlah pembahasan rumus matematika untuk kali ini semoga dengan artikel diatas bisa membantu anda. selamat belajar.

Facebook Comments

Author:

This author has published 3 articles so far. More info about the author is coming soon.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Facebook
Twitter
Google+
Pinterest
LinkedIn
RSS